Tittle : On Rainy Days
Genre : Sad romance,angst
Main cast :
- Lee Gikwang
- Kim Gyu Ni
Other cast :
- Yong Junhyung
- Kim Taeyeon
------------------------------------------------------------------------------------------
Prev Chapter :
Sesangi eudowojigo
Joyonghi biga naerimyeon
Yeonjonhi geudaereo
Oneuldo eogimeobsi nan
Beoseonajil motane
Neoui saenggak aneseo
Nada pesan di handphone Gyuni.
------------------------------------------------------------------------------------------
Gyuni's POV
Aish siapa yang mengirimiku sms? Apakah itu Junhyung? Ah bodohnya aku jika berharap laki-laki seperti dia mengirimiku sms. Aku harus mengeceknya.
From : xxxxxxxx
Annyeong :) mianhaeyo,apa benar ini nomornya Gyuni?
Siapa ini? Nomornya sama sekali tidak kukenal. Apa aku harus membalas pesan ini? Tapi jika tidak dibalas pasti aku merasa penasaran. Baiklah akan kubalas.
To : xxxxxxxx
Ne,Annyeong. Iya benar. Nuguya?
From : xxxxxxxx
Lee Gikwang imnida. Ingat aku?
Eh?namja yang tadi kan? Darimana dia tahu nomor handphoneku?
To : Lee Gikwang
Oh tentu saja. Omong-omong kau tahu nomorku dari mana?
From : Lee Gikwang
Ah tidak penting aku dapat nomormu darimana. Yang jelas salam kenal ya hehe.
To : Lee Gikwang
Kau ini benar-benar pemuda yang aneh ya.
From : Lee Gikwang
Hahaha,mianhaeyo aku hanya ingin berteman denganmu. Apa Boleh?
Eh? Berteman denganku katanya? Aish,aku senang ada yang ingin berteman denganku hahaha.
To : Lee Gikwang
Why not? Kau adalah orang kedua yang menjadikanku teman dikampus
Sejak saat itu,aku jadi saling berkirim sms dengannya. Mulai dari posisiku tiduran,jongkok,duduk,berjinjit,nungging,hingga sekarang aku kembali ke posisi awalku,tiduran.
Heey,inbox handphoneku penuh dengan smsnya. Selama ini tidak pernah ada yang mengajakku berkirim sms. Kecuali Junhyung untuk sekedar bertanya tugas. Tapi hey kali ini aku seperti memiliki teman. Mungkin Gikwang adalah laki-laki yang bisa diandalkan.
*** Keesokan harinya ***
No One's POV
"Annyeong" sapa seorang namja. Lee Gikwang.
"Eh,annyeong" jawab Gyuni.
"Mianhaeyo aku terlambat hahaha"
"Ne,gapapa Gikwang-ah"
"Eh?sudah gapake -ssi nih?"
"Sudahlah jangan menggodaku"
"Baiklah,oh ya hari ini kelas terakhirmu jam berapa Gyuni-ah?"
"Sekitar jam 11 siang"
"Oh,kelasku berakhir jam 11.30,bisakah kau menunggu 30menit untukku?"
"Tentu bisa,kenapa tidak?"
"Bagus,aku ingin mengajakmu ke taman kota"
"Ide bagus! Aku juga butuh refreshing hahaha"
"Baiklah nanti tunggu aku disini ya?"
"Okay Gikwang-ah,aku harus masuk dulu aku ada kelas sebentar lagi,annyeong" kata Gyuni sambil melambaikan tangan pada Gikwang.
"Ne,annyeong" Gikwang pun membalas lambaian tangan Gyuni.
Tampaknya mereka menjadi sedikit lebih akrab dibandingkan kemarin ya? Tentu saja,berkat berkirim sms mereka menjadi lebih akrab sekarang.
Gyuni's POV
Ah,apa yang membuatku melambaikan tangan padanya? Padahal aku baru saja mengenalnya kemarin. Astaga,dia memang tampan. Eh? Berfikir apa aku ini. Tapi aku merasa nyaman didekatnya. Apa iya? Ah,tidak mungkin. Aku menyukai Junhyung kan? Hanya saja aku tidak mempunya nyali untuk lebih dekat dengannya. Ah,Gyuni apa yang sedang kau fikirkan eoh? Kau tidak mungkin menyukai laki-laki yang baru kau kenal kemarin.
Tapi..... Cinta pada pandangan pertama itu nyata kan? Eh,sudahlah kok aku jadi berpikiran ngaco seperti ini sih? Random sekali pikiranku. Aish,Gikwang-ah. Apa yang sudah kau lakukan sehingga aku tak bisa berhenti memikirkanmu?
*** skip time ***
No One's POV
"Aish mianhaeyo ya Gyuni-ah aku terlambat lima menit dari waktu yang telah kujanjikan" kata Gikwang pada Gyuni yang sudah menunggunya selama kurang lebih 35menit.
"Ah,tidak apa-apa kok Gikwang-ah"
"Baiklah ayo pergi" kata Gikwang sambil menyodorkan tangannya pada Gyuni.
Gyuni dia sejenak,kemudian meraih tangan Gikwang. Entah kenapa jantungnya berdebar-debar saati itu. Kini mereka berpegangan tangan. Rona merah menghiasi pipi yeoja manis itu. Antara rasa senang,malu,dan entah tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata bercampur menjadi satu. "Ah,apa ini yang dikatakan jatuh cinta?" batin Gyuni.
"Kita telah sampai di taman kota Gyuni-ah" kata Gikwang.
"Wah,indah sekali tempat ini Gikwang-ah"
"Tentu saja,tapi tetap saja bagiku ada yang lebih indah dari ini"
"Lebih indah dari ini? Apa itu? Jangan bercanda Gikwang-ah mana ada yang lebih indah dari pemandangan ini?"
"Tentu saja ada"
"Apa itu? Beritahu aku! Aku juga ingin melihatnya kalau begitu"
"Kau sudah melihatnya Gyuni-ah"
"Dimana?"
"Bahkan setiap hari kau melihatnya,menghabiskan waktu dengannya"
"Aish,kau jangan mempermainkanku Gikwang-ah"
"Aku serius"
"Lalu apa itu?"
---------------------------------- To Be Continued --------------------------------------------






0 komentar:
Posting Komentar