-continued
Hei,tunggu dia adalah Jiyong bukan?mantanku yang dulu meninggalkanku tanpa jejak?Untuk apa dia kembali?
"Annyeong key,gwachanayo?" tanyanya.
"Untuk apa kamu kembali?untuk menyakitiku lagi?belum puas menyakitiku?hah?dulu kau kemana saat aku sedang benar-benar menyayangimu?"
"Mianhae saat itu aku harus pulang ke Seoul untuk menjenguk dan merawat umma-ku yang sedang sakit hingga ia sembuh"
"Tak bisakah kau ucapkan kata pamit itu?apakah sulit untuk mengucap 'selamat tinggal' hah?"
"Iam sorry,really really sorry bagaimana dengan hubungan kita?"
"Aku menganggap kita sudah putus"
"Tapi belum ada kata putus diantara kita,kau ingat?"
"Ne,aku tau tapi maaf aku sudah tak menyimpan rasa apa-apa padamu"
"Aku tau dilubuk hatimu masih ada aku,ayolah lanjutkan hubungan kita yang sempat tertunda,aku mencintaimu"
Tiba-tiba Seungri datang dan...
"Dia milikku oppa" celetuk Seungri sambil merangkulku.
"What?Seungri?ada apa kau disini?" tanya Jiyong pada kekasihku.
"Aku sedang melanjutkan kuliahku disini oppa,mianhae tapi keyla milikku sekarang" jawabnya dengan gaya khas Seungri.
"Are you serious?Keyla jawab!"
"Ya,Seungri adalah namjachinguyaku"
"Hmm okelah kalau begitu,selamat atas hubungan kalian" kata Jiyong sambil coba menahan airmatanya.
"Gomawo oppa" kata Seungri
"Gomawo Jiyong" kataku
"Ne,cheonmaneyo aku permisi" katanya dan mencoba pergi.
"Hey,tunggu" kataku sambil menahannya dengan memegang tangannya.
"Apa?"
"Apakah kau kembali untukku?"
"Ya,siapa lagi?"
"Iam so sorry,but it's too late Jiyong"
"Ya,aku tau" katanya dan berlalu.
Keesokan harinya*****
"Miss Panda" panggil Seungri
"Ne?"
"I want to ask something"
"What?"
"Apakah kau masih menyayangi oppa-ku?"
"Hey kenapa kau bertanya seperti itu?"
"Jawab aku"
"Mungkin sedikit,tapi percayalah hatiku sudah berpaling padamu"
"Kau bisa berbohong,tapi matamu tidak"
"Apa maksudmu?"
"Aku tau kau masih menyayangi oppa-ku"
"Tidak,aku berani sumpah sayangku padamu lebih besar daripada apapun"
"Ya,aku percaya" katanya sambil tersenyum kecil.
"Hey tuan Panda percayalah padaku" kataku dengan wajah memelas."
"Iya sayang aku percaya padamu" katanya sambil mengecup keningku.
******* 1 tahun kemudian ********
Hubunganku dengan Seungri tak semanis yang kalian bayangkan.Sejak kehadiran Jiyong yang kembali dan berusaha untuk merusak hubungan ku Seungri menjadi lebih tempramental dan pencemburu.Hubungan ku berada diujung tanduk.Seungri selalu menanyakan tentang 'masih adakah Jiyong dihatiku' pertanyaan termembosankan yang sekarang selalu menghiasiku tiap harinya.
Skripsi Seungripun sudah selesai dan ia hampir menyelesaikan kuliahnya.Jika sudah selesai ia akan kembali ke Seoul dan mungkin akan meninggalkanku juga.
"Sayang,setelah berakhirnya kuliahku aku ingin kau ikut bersamaku ke Seoul"
"Lalu aku tinggal dimana?"
"Kita menikah disana sayang,kita membeli rumah baru dan hidup bahagia tanpa ada gangguan lagi"
"Apakah kau serius akan rencanamu ini?"
"Ya,bereskanlah pakaianmu mulai sekarang karena kita akan pindah dari sini"
"Ne,aku sangat senang mendengarnya"
"Tentu,aku juga"
Jiyong yang mendengar percakapan mereka itupun merasa benar-benar patah hati.Ia benar-benar merasa bersalah telah meninggalkan Keyla tanpa pamit."Andai saja ada kesempatan kedua takkan ku sia-siakan kamu lagi key" kalimat itu yang setiap hari bergentayangan dikepalanya.
Singkat cerita....
Aku dan Seungri akan berangkat hari ini,dan ku dengar Jiyong akan ke Jepang untuk menemui saudaranya.
"Jika kau mencintaiku,tentu kau akan ikut denganku,kudengar Jiyong akan pergi ke Jepang pada waktu yang sama"
"Kutunggu kau di Jl.Werst dan setahuku Jiyong akan melewati Jl.Berst"
Sungguh pilihan yang sulit,siapa yang sebenarnya aku cintai?Dilubuk hatiku aku memang masih mencintai Jiyong,perasaanku padanya masih sangat dalam.Namun,di sisi lain aku juga mencintai Seungri,dialah yang selama ini menemaniku.
"Aku tunggu kau di Jl.Berst jika kau masih mencintaiku pada pukul 4sore" kata Jiyong
Tuhan,sadarkan aku siapa yang sebenarnya kucintai?Setelah berdiam cukup lama aku telah memutuskan untuk mengejar siapa.Dialah cintaku yang sebenarnya.Cinta yang selama ini tak kusadari namun terus mengalir walaupun diiringi luka.
"Jiyong tungguuuu"
"Keyla?"
"Ya,aku Keyla,aku mengejarmu aku benar-benar mencintaimu maaf atas kebohonganku selama ini"
"Aku juga mencintaimu Keyla" kata Jiyong yang kemudian memelukku.
"Apakah kau akan tetap pergi?"
"Tidak,aku tau kau akan mengejarku jadi kubatalkan saja kepergianku ke Jepang"
"Kau ini"
"Mau melihat sunset nona?"
"Tentu saja"
Akhirnya inilah pilihanku,aku benar-benar mencintai Jiyong.Maafkan aku Seungri,ternyata aku memang masih mencintainya.Maaf aku telah menghancurkan perasaanmu.Tapi aku tetap menyayangimu dari sini.Terimakasih telah menemaniku selama ini.Aku mencintaimu Seungri.
-Tamat-
Kamis, 15 November 2012
Matahari Terbenam Part II
Diposting oleh Intan Nurmala Mujahidah di 07.20Label: Big Bang
Kamis, 08 November 2012
Matahari Terbenam
Diposting oleh Intan Nurmala Mujahidah di 01.17Seperti biasa,sore ini aku duduk ditepi pantai di daerah Busan,Korea Selatan mataku menyapu sekeliling dan pandanganku tertuju pada seseorang yang nampaknya baru saja keluar dari pelabuhan dan entah mengapa mataku langsung tertuju padanya.
Beberapa menit kemudian dia sudah ada dihadapanku."Annyeonghasseo namaku Seungri" . "mm..Annyeong namaku Keyla" jawabku sedikit gugup."Apakah kau tau dimana tempat kost disekitar sini?" tanyanya."Ya,aku tau mari aku antar" jawabku.Hufft ternyata dia berniat mencari tempat tinggal sementara,mungkin dia akan melanjutkan kuliahnya disekitar sini.Akupun mengantarnya menuju tempat kost yang aku tahu."Apakah kau tinggal disekitar sini?" tanyanya memecah kesunyian diantara kami."hmm begitulah" jawabku.Sesampainya ditempat yang ia cari akupun berpamitan dan bermaksud untuk pulang."Gomawo keyla"."Cheonmaneyo" jawabku yang berlalu pergi.
Hufftt siapa laki-laki itu?melihatnya saja membuatku berdebar-debar seperti ini,sudah lama aku tidak merasakan hal yang seperti ini dalam diriku.Rasanya seperti ada petir berwarna pink yang sedang menyambar jantungku,rasanya seperti ada aliran listrik yang menjalar diperedaran darahku.Apakah aku jatuh cinta?hey ini terlalu cepat! Aku bahkan belum tau kepribadiannya,hmm mungkin ini dia jatuh cinta pada pandangan pertama.Mengapa aku terus memikirkannya ya?
*Keesokan harinya*
Sepertinya aku mendengar suara ketukan pintu dari balik pintu kamar kost-ku,siapa ya yang bertamu pagi-pagi seperti ini?Akupun bergegas membuka pintu kost-ku dan ternyataa."Annyeong keyla,mau menemaniku berkeliling disekitar sini?hmm agar aku mudah beradaptasi".Ternyata itu Seungri aaa dia memintaku menemani nya berkeliling."Annyeong,boleh-boleh saja,dan dengan senang hati" jawabku yang kemudian membuatnya memancarkan senyuman yang sungguh membuatku beku seketika melihatnya.
"Ini tempat orang-orang sering berlari pagi" kataku menjelaskan."Oh begitu" jawabnya."Nah,ini minimarket langgananku sesekali kau harus berbelanja disini barang-barangnya berkualitas dan lebih murah dibanding yang berada diujung jalan sana"."Apakah kau berniat mempromosikannya padaku?hahaha" iapun tertawa yang membuatku sedikit tersipu.
*3bulan kemudian*
Sender : Seungri:)
Annyeong keyla,bisakah kau datang ke cafe langganan kita?ada sesuatu yang ingin aku bicarakan denganmu,kutunggu pukul 8 malam ini ya:)
hey tumben sekali ia mengajakku bertemu mendadak seperti ini?tidak seperti biasanya ia mendatangi kost-anku dan mengajakku pergi.Kubiarkan perasaanku ini kupendam,cukup aku dan Tuhan yang mengetahui bahwa aku benar-benar mencintai Seungri.Ia satu-satunya laki-laki yang bisa membuatku melupakan Kwon,apa kabarmu disana sekarang?aku merindukanmu cinta pertamaku.
Akupun menjadi sibuk sendiri memilih pakaian apa yang akan ku kenakan,akhirnya pilihanku jatuh ke dress berwarna biru selutut yang menurutku lumayan membuatku terlihat anggun.Kupoles sedikit wajahku dengan lipstick berwarna pink."Lumayan" kataku pada diriku sendiri.Akupun berangkat menuju cafe langgananku dengan Seungri,yang letaknya memang tidak jauh dari kost-ku.Sesampainya disana akupun mencari-cari sosok Seungri,dimana dia?
Sender : Seungri:)
Kau tampak cantik malam ini key,kemarilah meja nomor 22 dilantai 2.
Aku yang membaca pesan singkat itu hanya bisa tersipu,untuk pertama kalinya ia berkata bahwa aku cantik.Akupun bergegas menaiki tangga untuk sampai ke lantai 2,benar saja dimeja nomor 22 dia telah duduk menungguku,namun suasana lantai 2 berbeda dengan lantai 1,sungguh-sungguh sepi.
"Annyeong keyla,sungguh kau tampak cantik malam ini" sapanya."Annyeong,sudahlah Seung kau memang selalu gombal"."Aku serius key"."Yaya alasanmu selalu sama" kataku sambil mencubit lengannya."Ehm,hei keyla,maksudku mengajakmu kemari malam ini adalah aku ingin menyatakan perasaanku selama ini kepadamu"."Perasaan apa?"."Dangsin-eul sarang"."Mwo?"."Dangsin-eul sarang keyla"."Sungguh?"."Apakah aku terlihat berbohong?"."Hmm..sebenarnya aku juga memiliki perasaan yang sama denganmu"."Lalu jawabanmu?"."Apakah kau sudah memberikan pertanyaan?"."Hei,kau ini memang menyebalkan sekali ahahaha"."Jadi pertanyaanmu?"."Do you want to be my girlfriend?"."Ne,aku mau sangat mau"."Gomawo" katanya yang kemudian memelukku.
Singkat cerita,kini sudah 2tahun berlalu.
Hubunganku dengan Seungri bisa dikatakan sangat harmonis,kami tidak pernah bertengkar sedikitpun hari-hariku pun menjadi lebih cerah dengan hadirnya dia disisiku kini,Tuhan terimakasih atas kebahagiaanmu yang kau limpahkan padaku.Kau mengizinkanku untuk bersama dengan orang yang kusayangi.
"Keylaa" sapa seseorang yang membuyarkan lamunanku.Siapa dia?nampaknya tidak asing bagiku,hei tunggu dia adalah..............
*To be continued*
Label: Big Bang




