Tittle : On Rainy Days
Genre : Sad romance,angst
Main cast :
- Lee Gikwang
- Kim Gyu Ni
Other cast :
- Yong Junhyung
- Kim Taeyeon
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Gyuni's POV
Pagi itu cuaca sungguh cerah,aku bisa mengembangkan senyumku. Kemudian aku bangkit dari atas singgahsana-kasur-ku untuk mandi. Seusai mandi dan memoles diri,aku memutuskan untuk turun ke ruang makan untuk sarapan bersama dengan keluargaku.
"Annyeong" sapaku pada keluargaku.
"Annyeong" jawab mereka sambil tersenyum.
"Oh iya Gyuni apa kau ada kelas pagi hari ini?" tanya kakak perempuanku yang tak lain dan tak bukan adalah Kim Taeyeon.
"Ada eonnie,waeyo?"
"Aku berangkat bersamamu"
"Oh,ne" jawabku singkat.
Seusai makan aku dan kakakku pergi ke kampus tempat kami menimba ilmu sekarang. Seoul International University nama kampusku. Dengan mendengar namanya saja,orang akan langsung menyebut kami hebat karena bisa masuk kesana. Padahal menurutku itu bukanlah sesuatu yang spesial untuk dibanggakan. Tapi kakakku sangat bangga,menurutnya adalah perjuangan bisa berkuliah disini.
"Nah saeng-ah,eonnie masuk kelas dulu ne?Bye!" katanya lalu berlalu pergi.
"Bye" jawabku.
Aku pun kembali berjalan menuju kelasku. Sendirian. Tentu,aku tidak memiliki teman sejak pertama bersekolah disini. Entah mengapa,aku juga tidak tahu. Mungkin karena aku yang terlalu menutup diri. Hey,tapi percayalah jika kalian sudah mengenalku aku tidak menutup diri!
Aku memilih pergi ke taman sekolah. Tempat dimana aku memang biasa berada disana. Aku selalu duduk bangku yang berada dibawah pohon besar. Sejuk. Tak lama kemudian seseorang duduk disebelahku. Hey tak biasanya ada orang yang datang kemari selain aku dan beberapa anak yang kuperhatikan selalu datang kesini. Aku lebih memilih diam. Aku memang tipe orang pendiam jika belum mengenal satu sama lain. Hingga akhirnya dia membuka pembicaraan.
"A-annyeonghasseo" katanya.
"Annyeong" jawabku datar.
"Nuguya?" tanyanya.
"Kim Gyuni imnida"
"Oh Lee Gikwang imnida" jawabnya. Lee Gikwang?nama yang cukup asing di telingaku. Belum pernah aku mendengar nama itu.
"Oh,bangapseumnida Gikwang-ssi" kataku menoleh kearahnya kemudia tersenyum tipis. Jika diperhatikan dia cukup tampan untuk ukuran namja. Matanya sipit,hidungnya mancung,bibirnya sedikit tebal dan pink.
"Nado bangapseumnida Gyuni-ssi,oh ya aku ada kelas sekarang,annyeong" katanya lalu pergi meninggalkanku sendirian-lagi.
Tak berapa lama kemudian aku pun bangkit dari tempatku tadi dan berjalan menuju kelas. Hari ini tidak sepadat jadwal sebelumnya. Hari ini aku akan pulang lebih cepat dari biasanya. Duh,betapa menyenangkannya hari ini. Sesampainya di kelas aku pun duduk di kursi tetapku. Kulihat sudah ada beberapa murid disana. Hingga seseorang menghampiriku. Dialah yang menemaniku ketika di kelas. Hanya di kelas. Yong Junhyung namanya. Dia memang namja,namja yang ramah,baik hati,cool,tampan,memiliki senyum yang sangat manis.
"Hai Gyuni-ah" sapanya padaku lalu duduk di kursi sebelahku.
"Hai Junhyung-ah" jawabku.
"Oh ya,apakah setelah ini kau masih ada kelas?"
"Tidak,aku bisa pulang setelah ini,waeyo?"
"Ah,tidak ada apa-apa hanya bertanya"
"Oh"
Pelajaran pun dimulai. Aku mulai berkutat dengan bukuku. Mencatat beberapa bagian pelajaran yang mungkin bisa dicerna. Membiarkan Junhyung bergumam sendiri dengan argumennya tentang guru kami saat ini. Dia sangat tidak suka dengan guru ini. Katanya guru ini ketus. Tiap ia berkata seperti itu aku hanya bisa terkekeh. Entah berapa ratus kali ia sudah mengatakan hal itu padaku.
** Skip Time **
Kelas telah usai,dan aku bisa pulang untuk beristirahat. Tapi sepertinya cuaca akan berubah siang ini. Karena langit sudah mulai menggelap. Aku harus cepat sampai ke halte jika tidak mau kebasahan disini. Aku pun setengah berlari menuju halte,dan beruntung saja ketika aku sampai di halte hujan baru turun. Mungkin salah satu keberuntunganku hari ini.
Sambil menunggu bus,aku pun duduk di bangku yang ada di halte itu. Kulihat ada seseorang juga yang tengah menunggu bus. Hey itukan namja yang bernama Gikwang tadi kan?
"Gikwang-ssi?" tanyaku hati-hati.
"Oh,Gyuni-ssi" jawabnya sambil tersenyum,alhasil matanya menyipit hingga tak kelihatan.
"Menunggu bus juga?"
"Oh iya nih"
"Anak baru memangnya?"
"Aku? Bukan! Aku sudah menjadi mahasiswa disana sejak semester awal,mungkin kau saja yang tidak mengenalku"
"Huh? Mungkin saja"
Tak lama kemudian bus yang kutunggu pun datang. Aku pun segera berlari menuju bus tanpa menoleh kearah Gikwang. Ketika aku sudah mendapatkan kursi untuk duduk di bus. Baru saja aku bersantai. Kurasakan seseorang duduk disebelahku. Aku menoleh untuk memastikan apakah dia namja atau yeoja. Dan betapa terkejutnya aku ketika aku menoleh dia adalah seorang namja,dan dia adalah Gikwang.
"Sebegitu terburu-burunya ya kau ingin cepat sampai rumah hingga meninggalkanku" katanya padaku.
"Eh? Jeongsonghamnida" kataku.
"Ne,ne oh iya apa kau tidak sadar ya? setiap hari kita bertemu di halte,naik bus yang sama bahkan bersebelahan"
"Mwo? Apa iya?"
"Tentu saja Gyuni-ssi,hanya saja kau tidak pernah menyadarinya"
Hening. Aku tidak tahu ingin berkata apa,tapi memang benar adanya. Biasanya orang yang duduk di sebelahku adalah seorang namja. Tapi aku tidak memperdulikannya. Dan sekarang Gikwang berkata demikian. Astaga pantas saja hanya namanya yang asing di telingaku tapi wajahnya begitu familiar.
"Permisi Gikwang-ssi,di halte depan aku akan turun" kataku pada namja disebelahku ini.
"Baiklah,hati-hati ya awas jalanan licin"
"Ne,kamsahamnida Gikwang-ssi"
"Cheonmaneyo Gyuni-ssi"
End Of Gyuni's POV
Gikwang's POV
Ah,bicara apa aku tadi? Harusnya aku tidak perlu bicara hal itu. Jadi tercipta keheningan diantara kami kan! Gikwang baboya! Bukankah kau sudah senang dapat berbicara dengannya? Bukankah itu menyenangkan bisa berbicara dengan orang yang kau sukai Lee Gikwang? Bagus jika kau sudah mulai berani mendekatinya. Setidaknya untuk beberapa waktu ini. Besok aku harus bisa lebih dekat dengannya.
End Of Gikwang's POV
No One POV!
Sesampainya dirumah,Gyuni langsung berganti baju untuk mengeringkan tubuhnya yang sempat kehujanan karena berlari dari halte ke rumah.
"Aish,kenapa aku jadi kepikiran pada namja bernama Gikwang tadi ya?" Batin Gyuni.
Sesangi eudowojigo
Joyonghi biga naerimyeon
Yeonjonhi geudaereo
Oneuldo eogimeobsi nan
Beoseonajil motane
Neoui saenggak aneseo
Nada pesan di handphone Gyuni.
------------------------------------------------------ To Be Continued






0 komentar:
Posting Komentar