Diberdayakan oleh Blogger.



Selasa, 29 Januari 2013

Pretty Girl With Handsome Boys | Chapter 3


Author : JokerTaaany ( @IntaanNM )
Tittle : Pretty Girl With Handsome Boys
Length : 2 of ?
Genre : Romance,Little Humor,Friendship
Main Casts :
- Yong Neul Mi as Neulmi
- Xi Lu Han as Luhan
- Kim Jong In as Kai
- Huang Zi Tao as Tao
- Oh Se Hoon as Sehun

Other Casts :
- Exo Members
- Yong Jun Hyung as Junhyung
- Choi Jin Ri as Jinri
- Yoon Ji Yoon as Jiyoon
- Kim Na Na as Nana

Note : Using 4Minute's Hyuna photo
-----------------------------------------------------------------------------------------------

Bagi yang ketinggalan prev chapter bisa buka link ini > 
Chapter 1 : http://jokertaaany.blogspot.com/2013/01/pretty-girl-with-handome-boys.html
Chapter 2 : http://jokertaaany.blogspot.com/2013/01/pretty-girl-with-handsome-boys-chapter-2.html

------------------------------------------------------------------------------------------------

Bel telah berbunyi. Tanda bagi para murid untuk menyudahi kegiatan mereka di waktu senggang ketika istirahat tadi.

"Semuanya,kami duluan ya. Bye" kata Kris sambil mengisyaratkan Lay untuk segera kembali ke kelas,sebab jika mereka terlambat satu detik saja. Sudah dipastikan mereka tidak akan mendapat nilai pelajaran Bahasa Inggris selama satu bulan. Guru yang kejam.
"Ne,oppa,kami juga duluan ya,annyeong" kata Neulmi sambil menggandeng tangan kedua sahabatnya-Jiyoon dan Jinri-untuk ke kelas dan diikuti Tao dari belakang.

***
At Class.

"Neulmi-ssi" panggil teman sebangku Neulmi sekarang,Tao.
"Hmm" hanya itu yang dikeluarkan Neulmi sebagai jawaban karena dia tengah sibuk menggambar sesuatu di buku tulisnya.
"Apakah kau sadar? Sedari tadi murid-murid itu menatap kita aneh" kata Tao yang bergidik ngeri diperhatikan begitu intens oleh teman-teman sekelasnya.
"Aku tahu Tao-ah,sudahlah biarkan saja,oh iya jangan panggil aku dengan embel-embel -ssi lagi,itu tidak enak di dengar" jawab Neulmi tanpa mengalihkan pandangan dari buku tulisnya. Tao yang mendengar itu hanya mengangguk. Tentu saja lawan bicaranya tidak bisa melihat tindakan yang telah ia lakukan tadi karena sedari tadi dia tidak beranjak dari buku tulisnya.

"YAK! KAU ANAK BARU BERANINYA DUDUK DI SEBELAH NEULMI!" teriak salah seorang namja.
"BERISIK!" bentak Neulmi yang merasa konsentrasinya terganggu oleh teriakan namja itu.
"M-m-mianhae Neulmi-ah,tapi anak ini berani sekali duduk di sebelahmu" jawab namja itu.
"Aku yang menyuruhnya duduk di situ! Apa itu masalah buatmu?Hm,Kai-ah?" tanya Neulmi pada namja bermarga Kim itu.
"T-tentu saja tidak jika dia sudah mendapat persetujuan darimu" jawab Kai sambil mengelus-elus tengkuknya.
"Kembali ke tempat dudukmu!" perintah Neulmi. Kai pun menuruti perintah dari Neulmi tadi.
"Tampaknya kau terlalu keras padanya Mimi-ah" kata Jiyoon sambil terkekeh.
"Biarkanlah Yoonie,aku tidak suka dia mengganggu konsetrasiku" jawab Neulmi.
"Sekali-sekali kau harus berbuat baik padanya Mimi-ah" sambung Jinri.
"Maybe oneday" jawab Neulmi sambil terkekeh.

***

Luhan's POV

Melihatnya tersenyum seperti itu membuat hatiku damai. Sudah lama aku tidak melihat senyumnya yang seperti itu. Ah,aku merindukan senyum itu. Apakah senyum rahasiamu masih hanya kau tunjukkan untukku Neulmi-ah?

"Kau sedang memikirkan sesuatu Luhan-ssi?" tanya seseorang yang membuyarkan lamunanku.
"Ah,ne,hanya something not important" jawabku.
"Perkenalkan,namaku Oh Se Hoon,tapi kau dapat memanggilku dengan Sehun" kata namja itu sambil mengulurkan tangannya,seolah memintaku untuk balas menjabat tangannya.
"Ne,Luhan imnida" jawabku dan balas menjabat tangannya.
"Karena kau anak baru,aku akan memberitahukan beberapa hal yang ada di sekolah ini,dengar baik-baik ya,kau lihat yeoja cantik yang duduk di pojok sana? Yang bersama dengan emm siapa namanya ya"
"Tao" jawabku.
"Ah,ne,bersama Tao,bernama Yong Neul Mi,anak paling populer di sekolah ini,banyak namja yang menaruh hati padanya,tapi tampaknya dia tidak pernah berusaha membuka hati untuk namja mana pun" kata Sehun panjang lebar sambil menopang dagu dengan tangannya.
"Ehm,apa kau tahu mengapa dia tidak membuka hatinya untuk namja lain?" tanyaku hati-hati.
"Molla" jawabnya sambil mengangkat bahu. "Tapi yang kutahu,dia masih menyayangi mantan kekasihnya" lanjutnya lagi.

Mantan kekasih? Setahuku mantan pacar Neulmi hanya satu,dan itu aku. Apa mungkin Neulmi masih menyayangiku?

"Siapa nama mantan kekasihnya?" tanyaku lagi.
"Molla,dia tidak pernah dan tidak akan pernah bercerita padaku soal itu" jawabnya. "Lebih baik kau menjauh darinya jika tidak ingin jadi bulan-bulanan namja psycho yang duduk di barisan paling depan itu" lanjutnya lagi.
"Nugu? Kai?"
"Ne,sudah ya Luhan-ssi,aku hanya ingin memberitahumu hal itu" katanya sambil berlalu dari kursiku.

Ah,aku lega sekarang. Setidaknya Neulmi masih memiliki perasaan padaku,kan? Akan ku kembalikan hubungan kita seperti dulu Yong Neul Mi! Tunggu aku!

End of Luhan's POV

****

"Huah,bosan sekali tidak ada guru di sini" kata yeoja cantik itu sambil melemparkan pensilnya ke atas meja.
"Bukankah itu bagus?" tanya namja yang berada di sebelahnya.
"Tetap saja itu membosankan" jawab yeoja yang bernama Neulmi itu.
"Ini,pakailah,dan dengarkan musiknya,aku jamin kau tidak akan bosan" kata Tao sambil menyodorkan earphone yang hanya sebelah pada Neulmi,karena sebelahnya lagi sedang digunakan olehnya. Neulmi pun menerima pemberian Tao dan langsung memakainya. Seketika itu juga,kepalanya ikut bergoyang seirama dengan musik yang sedang didengarkannya.
"How nice is this! What is the tittle of this song?" tanya Neulmi.
"Machine,it's Chinese ver" jawab Tao.
"Nice! Besok aku minta lagu ini ya" pinta Neulmi.
"Hmm,baiklah,hanya saja ada satu syarat" kata Tao sambil mengeluarkan smirknya.
"Mwo? Apa itu?" tanya Neulmi sedikit,cemas.
"Kau harus melakukan aegyo di depanku sekarang! Hmm,bagaimana jika bbuing bbuing?" kata Tao sambil menahan tawanya.
"Aish,kau ini! Sudahlah berikan saja aku lagu itu besok!"
"No,without your aegyo"
"Aish"
"The price of this song,can you pay with your aegyo"
"Okay,i'll do it tomorrow"
"No,i want you to do it now"
"MWO?"
"Now nona Yong" kata Tao dengan gaya coolnya.
Ne,ne arraseo" jawab Neulmi pasrah. Kemudian,Neulmi pun mengeluarkan bbuing bbuingnya. Tao yang gemas melihat tingkah Neulmi pun akhirnya tertawa.
"Puas kau tuan Huang?" tanya Neulmi dengan nada kesal.
"Hahahaha ya,aku sudah puas hahaha tadi itu hahahaha kau sangatlah hahahaha lucu hahahaha" kata Tao yang masih saja tertawa.
"Tertawalah sesukamu" kata Neulmi sambil menggembungkan pipinya.

Tanpa Neulmi dan Tao sadari,sepasang mata sedang memperhatikan tingkah mereka dari kejauhan. Dia mendengus kesal melihat kedekatan Neulmi dan Tao yang padahal baru beberapa jam yang lalu berkenalan.

"Baiklah aku berhenti tertawa,asal kau jangan memasang tampang imut seperti itu hahaha" kata Tao. Neulmi yang mengerti pun akhirnya mengempiskan pipinya.
"Sudah,berhentilah tertawa!" kata Neulmi sambil melipat kedua tangannya di depan dada.
"Oh,ya,aku ingin menyanyikan sebait lagu Machine ini untukmu,yaa hitung-hitung sebagai permintaan maafku karena tadi terlalu banyak tertawa" kata Tao sambil memasang tampang coolnya. 'Tao,berhentilah memasang tampang coolmu,aku em aku menyukainya,sepertinya' batin Neulmi.
"Deal!" jawab Neulmi dengan senyum manis yang menghiasi wajah cantiknya.
"Ta bing leng pi fu tou ming xiang shi ci qi Ta zha yan dou you pin lv ta shi fou liu zhe xue ye"
"Suaramu merdu Tao-ah,aku menyukainya" kata Neulmi memuji Tao.
"Xie xie" jawab Tao sambil tersenyum manis.
"Cheonmaneyo" jawab Neulmi yang tidak tahu arti kata sama-sama dalam Bahasa Mandarin.

Tanpa terasa,bel pun berbunyi. Tanda bagi para murid untuk segera menyudahi kegiatan belajar-mengajar hari ini dan kembali ke rumah masing-masing.

Ketika Neulmi hendak berjalan keluar kelas,sebuah tangan menahan pergerakannya.

"Lepaskan!" bentak Neulmi pada orang itu.
"Never,katakan bahwa kau masih menyukaiku Neulmi-ah" kata orang itu yang tak lain dan tak bukan adalah mantan kekasih Neulmi,Luhan.
"Tidak akan! Jangan bermimpi! Siapa kau? Apa kau fikir aku masih memiliki rasa suka padamu setelah perbuatanmu di masa lalu yang menyakitiku? Apa kau lupa,eoh?" tanya Neulmi. Luhan terdiam dan melepas pegangannya pada tangan Neulmi. "Dengarkan aku Luhan-ssi,tidak ada gunanya kau kembali ke Korea! Aku sudah membencimu,sangat-sangat membencimu!" bentak Neulmi yang kemudian pergi meninggalkan Luhan yang masih diam mematung.

"Oppa,apa sudah menunggu lama?" tanya Neulmi pada oppa satu-satunya,Junhyung.
"Ani,belum kok,ayo pulang,umma sudah memasak masakan kesukaanmu" kata Junhyung.
"Asik! Ayo!" kata Neulmi yang langsung memasuki mobil Sedan hitam milik kakaknya itu.

Perlahan tapi pasti,mobil itu pergi menjauh meninggalkan lapangan sekolah. Meninggalkan seorang namja yang sebenarnya memperhatikan mobil itu hingga hilang dari pandangan matanya.

"Mianhaeyo Neulmi-ah,sebegitu menyakitkannya kah perbuatanku di masa lalu hingga kau sebegitunya membenciku?" gumam namja yang berdarah China itu dan kemudian pergi meninggalkan sekolahnya untuk pulang ke rumah.

------------------------ To Be Continued ---------------------------------------------------------

This is Chapter 3! Hope you enjoy it~ Happy read ^^

0 komentar:

Posting Komentar

Template by:
Free Blog Templates