Tittle : Pretty Girl With Handsome Boys
Length : 2 of ?
Genre : Romance,Little Humor,Friendship
Main Casts :
- Yong Neul Mi as Neulmi
- Xi Lu Han as Luhan
- Kim Jong In as Kai
- Huang Zi Tao as Tao
- Oh Se Hoon as Sehun
Other Casts :
- Exo Members
- Yong Jun Hyung as Junhyung
- Choi Jin Ri as Jinri
- Yoon Ji Yoon as Jiyoon
- Kim Na Na as Nana
Note : Using Hyuna's 4Minute photo
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Bagi yang ketinggalan prev chapter bisa buka link ini > http://jokertaaany.blogspot.com/2013/01/pretty-girl-with-handome-boys.html
------------------------------------------------------------------------------------------------
"Neulmi-ah sadarlah! Apa yang terjadi padamu hingga pingsan begini?" tanya Kai yang masih mencoba untuk menyadarkan Neulmi yang pingsan ketika sang murid baru menyebutkan nama 'Xi Lu Han'.
**
Neulmi's POV
Terdengar suara Kai memanggil-manggil namaku. Arggh. Kepalaku terasa sakit. Sangat sakit. Apa yang terjadi padaku? Perlahan kubuka mataku,mencoba menyesuaikan dengan cahaya yang ada di sekitarku. Apa tadi itu mimpi? Luhan... Apa ia benar-benar kembali ke Korea? Untuk apa?
"AHHH NEULMI! AKHIRNYA KAU SADAR!" kata Kai dengan senyum sumringahnya.
"Ah,ne Kai-ah,apa yang terjadi padaku?" kataku sambil memegangi kepalaku yang masih terasa pusing itu.
"Tadi itu kau pingsan Neulmi-ah! Apa tadi pagi kau tidak sarapan?" tanyanya,aku dapat merasakan nada khawatir di setiap suku katanya.
"Ani,mungkin aku hanya kelelahan,Kai,apa benar tadi itu ada murid baru bernama Xi Lu Han?" tanyaku hati-hati.
"Ya,dia murid baru! Pindahan dari China" jawab Kai santai. Ternyata benar. Luhan kembali ke Korea,tapi untuk apa? Belum puaskah dia menghancurkanku dan merubahku hingga sejauh ini?
"Neulmi-ah,apakah kau ingin kuantar pulang? Atau kau masih ingin melanjutkan kelas Lee songsaenim?" tanya Sehun yang ternyata ada di sebelah Kai.
"Ah,aku ingin melanjutkan kelas saja,terimakasih atas perhatian kalian berdua,kalian memang yang terbaik" kataku lalu beranjak dari tempat tidur,bermaksud untuk pergi ke kelas. Tapi tubuhku masih terasa lemas,sehingga aku hampir terjatuh. Tapi ada tangan yang menyentuhku,menahanku agar tidak terjatuh. Aku pun menoleh dan mendapati Luhan yang sedang menahanku.
"Hati-hati,kondisimu belum membaik,sebaiknya kau pulang dan beristirahat di rumah saja Princess" kata Luhan. Entah mengapa,dadaku berdebar lebih kencang saat dia mengucapkan kata itu. Kata pertama yang ia tujukan padaku dahulu.
"Lepaskan aku Luhan-ssi,aku tidak mengenalmu,dan jangan panggil aku dengan panggilan menjijikkan itu!" bentakku. Refleks,Luhan melepaskan pegangannya dari pinggangku. Beruntung,aku dapat menjaga keseimbangan tubuhku sekarang.
"A-ap.."
"Ayo Kai-ah,Sehun-ah,kita ke kelas" kataku yang sengaja memotong ucapan Luhan. Kai dan Sehun pun memapahku untuk ke kelas.
'Tuhan,jauhkan makhluk yang bernama Luhan itu dariku' batinku.
"Neulmi-ah,apa kau pernah mengenal Luhan sebelumnya?" tanya Kai padaku.
"Tidak" jawabku singkat.
"Lalu,kenapa dia memanggilmu dengan sebutan Princess?" kini giliran Sehun yang bertanya.
"Entah,mungkin dia sudah gila" kataku dengan seenaknya.
****
Luhan's POV
Apa yang terjadi dengannya? Kenapa ia memanggilku dengan embel-embel -ssi ? Apa dia sudah melupakanku? Tidak. Itu mustahil Xi Lu Han,tidak mungkin seorang Neul Mi melupakanmu dengan mudah. Apalagi dengan kejadian 2tahun yang lalu. Itu sangatlah mustahil jika Neulmi melupakanku. Aku pun mengikuti Neulmi yang sedang di papah oleh 2orang lelaki aneh yang sejak Neulmi pingsan tidak henti-hentinya menunggu hingga Neulmi sadar.
Samar-samar,aku mendengar percakapan mereka.
"Neulmi-ah,apa kau pernah mengenal Luhan sebelumnya?" tanya namja yang bernama Kai itu pada Neulmi.
"Tidak" jawab Neulmi.
DEG!
Dia berkata apa? Dia tidak mengenalku? Itu semua bohong,bukan? Sebegitu bencinya kah kau padaku Neulmi-ah?
"Lalu,kenapa dia memanggilmu dengan sebutan Princess?" kini giliran namja bertubuh tinggi yang bertanya pada Neulmi.
"Entah,mungkin dia sudah gila" jawab Neulmi yang sukses membuatku menghentikan langkahku.
Aku tahu kau membenciku Neulmi-ah,tapi apakah kau harus membenciku dengan cara seperti ini,eoh? Aku kembali ke Korea untuk memperbaiki kesalahanku padamu di masa lalu. Untuk mengembalikan hubungan kita dahulu,yang semula sepasang kekasih.
Luhan's POV end.
***
Flashback 3years ago.
Sore itu,di atas bukit terlihat dua orang sedang menikmati matahari tenggelam. Mereka tampak akrab. Bagaimana tidak? Mereka merupakan sahabat.
"Neulmi,aku ingin bicara padamu,apa boleh?" tanya salah satu di antara mereka yang merupakan seorang namja.
"Ne,bicara saja Luhan-ah" kata seorang yeoja yang bernama Neulmi itu. Perlahan,namja bernama Luhan itu pun mendekatkan wajahnya ke telinga Neulmi.
"Saranghae" bisiknya.
"Mwo? Apa yang kau bicarakan Luhan-ah?" tanya Neulmi,shock.
"S-s-saranghae" jawab Luhan sambil menggaruk-garuk belakang kepalanya yang jelas-jelas tidak gatal.
"Nado" kata Neulmi sambil tersenyum.
"Eh? Kau juga mencintaiku?" tanya Luhan.
"Tentu,bagaimana bisa aku tidak mencintaimu sedangkan setiap hari aku menghabiskan waktu denganmu?" kata Neulmi lagi,yang kini membuat rona merah di wajah Luhan.
"Do you want to be my girlfriend,princess?" tanya Luhan. Kini,wajah mereka berdua memancarkan rona merah yang tercetak jelas di permukaan kulit wajah masing-masing.
"I do Luhan-ah,I do" kata Neulmi bersemangat. Luhan pun memeluk Neulmi,yang kini bisa ia panggil sebagai yeojanya.
Flashback end.
****
Bel berbunyi tiga kali,tanda waktunya bagi murid-murid untuk beristirahat.
"Annyeong,Neulmi-ssi" sapa seorang namja,berambut hitam,bertubuh tinggi,dan bermata panda.
"Annyeong Tao-ssi" jawab Neulmi sambil tersenyum ramah.
"Sepertinya kau cukup populer di sekolah ini ya" kata Tao sambil tertawa. 'Manis sekali tawa anak ini' batin Neulmi. 'Eh,apa yang kau pikirkan Neulmi,aish' batin Neulmi berkata lagi.
"Tidak juga kok,aku hanya murid biasa,hehe" jawab Neulmi.
"Oh,ya kau duduk sendiri?" tanya Tao lagi.
"Seperti yang kau liat Tuan Huang Zi Tao" jawab Neulmi.
"Hey,kau hafal nama lengkapku rupanya hahaha,bagaimana jika duduk denganku? Sepertinya akan menyenangkan" tawar Tao sambil menaikkan sebelah alisnya. 'Errr...Tao terlihat... Tampan' batin Neulmi lagi.
"Sepertinya tawaranmu menarik,baiklah" kata Neulmi mengiyakan. Tanpa pikir panjang,Tao pun mengambil tas dari tempat duduknya semula,untuk duduk bersama Neulmi.
"Kau ingin ke kantin Neulmi-ah?" tanya Tao,yang kini sedang duduk di sebelahnya.
"Boleh,ayo" kata Neulmi lalu menarik tangan Tao.
***
Semua mata tertuju pada-pegangan tangan-Neulmi. Semua memerhatikan dengan tatapan yang,entahlah sulit dijelaskan. Kai dan Sehun serta beberapa teman mereka pun hanya melongo memerhatikan Neulmi yang sedang memegangi tangan Tao.
"Hey Neulmi-ssi,semua orang menatap kita aneh" bisik Tao di telinga Neulmi.
"Sudahlah,itu sudah biasa bagiku" jawab Neulmi santai.
Sesampainya di kantin,dia langsung bergabung dengan Jinri dan Jiyoon yang sedang bersama Suho,Chen,Chanyeol,Baekhyun,Kyungsoo,Kris,dan juga Lay.
"Annyeong semuanya" kata Neulmi tanpa melepaskan pegangan tangannya dari Tao.
"A-annyeong" jawab mereka serempak.
"Hey,Neulmi-ah,siapa anak yang kau gandeng itu? Mana ajudanmu?" tanya Kris.
"Iya,tumben sekali kau tidak bersama kedua ajudanmu itu,hahaha" kata Kyungsoo.
"Kris oppa,Kyungsoo-ah sudahlah mereka bukan ajudanku,oh iya perkenalkan,ini Tao anak baru di kelasku" kata Neulmi sambil memperkenalkan Tao.
"Ne,annyeong semuanya,naneun Tao imnida,bangapseumnida" kata Tao sambil membungkukkan badannya.
"Ne,Jiyoon dan Jinri sudah memberitahu kami tadi,duduklah dan pesanlah sesuatu" kata Baekhyun mempersilahkan mereka duduk.
"Apa kau seorang chinese?" tanya Lay pada Tao.
"Ah,iya,aku seorang chinese hyung" jawab Tao.
"Kalau begitu,sama seperti aku dan Kris rupanya" kata Lay sambil mengangguk-anggukkan kepalanya.
"Jieshao,wo de mingzi shi Wu Yi Fan" kata Kris memperkenalkan diri dengan Bahasa Mandarin.
"Ah,jieshao wo de mingzi Zhang Yi Xing" kata Lay yang juga memperkenalkan dirinya dengan Bahasa Mandarin.
"Wo de mingzi shi Huang Zi Tao" jawab Tao menggunakan Bahasa Mandarin juga tentunya.
"Baiklah,apakah obrolan tidak jelas kalian sudah selesai? Aku tidak mengerti sama sekali" kata Chanyeol.
"Dasar Chanyeol bodoh! Pantas saja nilaimu selalu kecil pada pelajaran Bahasa Mandarin,mereka sedang memperkenalkan diri! Padahal kan itu pelajaran dasar Bahasa Mandarin di kelas 1,bodoh!" kata Baekhyun pada Chanyeol.
"Ah,iya aku ingat hehe" kata Chanyeol dengan wajah seolah tanpa dosanya,yang diiringi oleh gelengan kepala dari semua yang ada di sana.
Selama Tao,Kris dan Lay mengobrol. Para wanita sudah memesankan makanan untuk mereka bertiga. Pesanan mereka pun datang. Mereka pun makan makanan masing-masing dalam diam.
---------------------- To Be Continued ------------------------------------------------------
Mind to gimme Review about critics or suggestions? :3






0 komentar:
Posting Komentar